Selasa, 06 Desember 2011

Tak Benar Hanya Boleh Makan Sayur dan Buah Untuk Diet Kanker

Pasien penyakit kanker banyak yang takut dan berpantang makan protein karena khawatir memicu sel kanker menjadi lebih aktif sehingga memilih makan sayur dan buah saja. Tapi tidak benar bahwa pasien kanker hanya diperbolehkan makan sayur dan buah.

Blog budaq degil - Tak Benar Hanya Boleh Makan Sayur dan Buah Untuk Diet Kanker “Tidak benar kalau sudah kena kanker terus cuma boleh makan sayur dan buah saja,” ujar Dr. Fiastuti Witjaksono, MSc, SpGK, Spesialis Gizi Klinik RSCM saat ditemui disela-sela acara bedah buku ‘Berdamai dengan Kanker’ di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta, Rabu (8/6/2011).

Dr. Fiastuti menuturkan bahwa pasien kanker harus sehat dan fit, sehingga tidak hanya boleh makan sayur dan buah tetapi juga membutuhkan nutrisi lainnya.

“Pasien kanker tetap butuh karbohidrat, protein, lemak dan mikro nutrient seperti vitamin dan mineral. Jadi nggak cuma makan sayur dan buah,” lanjut Dr. Fiastuti.

Karbohidrat, lanjut Dr. Fiastuti, bisa diperoleh dari nasi dan pengganti nasi seperti umbi-umbian, jagung, bihun, berah merah, dsb.

Protein dari lauk-pauk seperti putih telur, ikan, ayam, tahu, tempe juga daging. Protein menurut Dr. Fiastuti berfungsi sebagai sel pembangun yang dapat menggantikan sel yang rusak.

“Lemak juga dibutuhkan untuk kapsul sel (lipid bilayer) agar dapat berfungsi dengan baik. Sel yang kuat inilah yang kita butuhkan agar tidak cepat rusak,” jelas Dr. Fiastuti.

Menurut Dr. Fiastuti ada 3 jenis lemak yang dibutuhkan, yaitu lemak jenuh yang berasal dari hewan, dibutuhkan sekitar 10 persen dari total asupan yang dibutuhkan.

Kemudian lemak tidak jenuh tunggal yang berasal dari kacang-kacangan, alpukat, minyak olive, yang dibutuhkan sekitar 10-15 persen dari kebutuhan total.

Dan juga lemak tak jenuk ganda yang berasal dari ikan dan minyak ikan, dibutuhkan sekitar 10 persen.

“Jadi kebutuhan lemak untuk pasien kanker 1:1:1,” jelas Dr. Fiastuti.

Yang terpenting, tegas Dr. Fiastuti, makanan yang diberikan pada pasien kanker harus makanan yang segar dan jangan diawetkan. Karena makanan yang sudah diawetkan nutrisi seperti vitamin dan mineralnya sudah hilang.

“Untuk metabolisme yang normal, dibutuhkan makanan yang lebih baik, lebih balance. Memang ada suplemen dari luar, tapi kebanyakan minum suplemen kan juga tidak baik. Jadi kalau makanannya baik pasti nutrisinya juga terpenuhi,” tutup Dr. Fiastuti.

sumber : Fitzania.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar